Tuesday, May 8, 2018

Mantan

Disaat menyatu tetapi tak pernah satu tujuan,
Disaat berpisah namun tak berjauhan
Bukan ego yang menjadi akhir
Tetapi logika yang tak pernah mengalir
Bukan bodoh yang dipersalahkan
Tetapi gengsi yang membuatmu merelakan

Arah membawa langkah yang diselimuti rindu
Tak tau kepada siapa akan mengadu
Pergi… jauh..
Memendah rasa yang telah rapuh
Sebuah kisah berujung pilu
Terusik sisa-sisa kenangan yang telah lalu
Sudah jauh berjalan mengitari waktu
Tetapi sedikit rindu masi terselip untuk mu
Apa kau tahu wahai mantanku ?

Kenang yang Berkunang

Rangkaian mantra yang terluka
Bagai irama menyiratkan senja
Ingatan hanyalah menuai lara
Kian hampa melambaikan siksa
Kutuliskan nama di lautan
Laut menghempasnya
Kutuliskan nama di hati
Engakau pun menyayatnya
Bukan air mata yang mengalir
Kau nodai kisah yang bukan sandiwara
Bukan pula debu yang membelenggu
Kau rantaikan rindu yang penuh dosa
Dari kenang yang melahirkan sunyi
Kini kunang menjadi prasasti
Created by : M. Hamdani Halim

 Fobia Rindu

Terlalu selalu melulu
Rindu berdarah berdarah semu
Diam terpaku tak hilang
Semakin membabak perih
Memang engkau siapa?
Datang tetiba,
Pergi entah kunjung massanya
Jika rindu itu sayang
Maka hantar pada tempatnya

No comments:

Post a Comment